Jelang Natal dan Tahun Baru, Walikota Buka 53 Titik Pasar Murah

dibaca 300 pembaca

Jelang Natal dan Tahun Baru, Walikota Buka 53 Titik Pasar Murah

Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka 53 titik pasar murah menyambut Hari Natal 2016 dan tahun baru 2017 yang dipusatkan di Lapangan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis(1/12). Pasar murah ini dibuka untuk masyarakat, khususnya yang kurang mampu guna memenuhi kebutuhan bahan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau.

Pasar murah ini berlangsung selama 10 hari, mulai 1 s/d 10 Desember 2016. ada 8 jenis produk yang dijual di Pasar Murah yaitu beras, gula, tepung terigu, telur, mentega, kacang tanah, minyak goreng serta sirup. harga bahan pokok yang dijual di pasar murah jauh lebih murah dari harga di pasar, sebab telah disubsidi Pemko Medan.

Walikota Medan mengungkapkan, pengadaan pasar murah ini juga merupakan salah satu upaya Pemko Medan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk menjalankan salah satu tugas pemerintah yakni menjaga stabilitas harga, terutama 9 bahan kebutuhan pokok sehingga terjangkau sesuai dengan daya beli masyarakat.

"Saya ingatkan panitia penyelenggara dan pihak terkait, khususnya camat, lurah serta kepala lingkungan agar benar-benar berperan aktif dalam mengawasi dan mensuskeskan pelaksanaan pasar murah tersebut. Hal itu dilakukan Agar pelaksanaan Pasar Murah ini tepat sasaran dengan harga yang telah ditentukan", kata Walikota.

Menurut Eldin, Kita harus menjaga tujuan pasar murah ini tepat sasaran yakni meringankan beban warga yang tingkat ekonominya menengah ke bawah, terutama dalam memenuhi bahan pokok yang berkualitas guna menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2017.

"masyarakat Kota Medan khususnya Warga Kurang Mampu yang menyambut Natal dan Tahun baru agar dapat memanfaatkan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya, ini merupakan bentuk dan komitmen Pemko Medan dan menjadi Program Medan rumah kita", ungkap Walikota.

Dijelaskan Walikota, Pelaksanaan pasar murah ini terlaksana berkat dukungan Bulog serta distributor maupun produsen bahan pokok. Selain memberikan subsisidi. Untuk itu Wali Kota mengapresiasi dukungan yang diberikan Bulog untuk bahan pokok ini.
"Saya berharap agar keberadaan pasar murah ini mampu menekan tingkat inflasi di Kota Medan. sebab salah satu fungsi dan tugas Pemerintah adalah menjaga stabilitas harga terutama 9 kebutuha bahan pokok masyarakat", harapnya.

Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli mengatakan, DPRD sangat mengapresiasi digelarnya pasar murah ini. Sebab, kegiatan ini dinilainya sangat membantu umat Kristiani, terutama yang kurang mampu dalam menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2017. Selain itu kehadiran pasar murah ini juga mengandung pesan kebersamaan.

"Saya berharap pasar murah seperti terus dilaksanakan rutin setiap tahunnya. kemudian Masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan Pasar murah ini", ungkapnya

Sementara itu Pdt Yohanes Purba mewakili masyarakat sekitar, megucapkan terima kasih atas digelarnya pasar murah ini. Masyarakat sekitar yang umumnya dan beragama Kristiani sangat terbantu sekali dengan kehadiran pasar murah, guna menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2017.

Sebelumnya Plt Kadisperindag Kota Medan, Drs Mussadad dalam laporannya menjelaskan, tujuan digelarnya pasar murah ini untuk membantu masyarakat sejahtera dan prasejahtera untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam untuk menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2017. Di samping itu berupaya mengendalikan tingkat inflasi di Kota Medan.

"Pasar murah ini kita buka di 53 titik yang tersebar di 21 kecamatan Kota Medan umumnya lokasi pasar murah berada di lokasi tinggal masyarakat sejahtera dan prasejahtera khususnya wilayah mayoritas Umat Kristiani. Pasar Murah ini diharapkan dapat meminimalisir dampak kenaikkan harga menjelang hari besar keagamaan", kata Mussadad.

Pembukaan pasar murah ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Iswanda Nanda Ramli, Dandim 02/01 BS Kol Inf Maulana Ridwan, Mewakili Ketua Pengadilan Negeri Medan, pimpinan SKPD, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.
Adapun bahan pokok yang mendapat subsidi dari pemerintah diantaranya beras Rp.8.800/kg, sebelumnya Rp.10.300/kg, kemudian gula pasir dari harga Rp.14.000/kg menjadi Rp.10.175/kg.

Kemudian tepung terigu dijual Rp.6.000, harga di pasaran Rp.8.500/kg. Telur dijual Rp.1.000/butir, harga pasaran Rp.1.400/butir. Minyak goreng merek Sania ukuran 1 liter dijual Rp.12. 000/pcs, harga pasaran Rp.14.000/pcs sedangkan minyak gorek merek Fortune ukuran 1 liter dijual Rp.11.300/pcs, harga pasaran Rp.13.000/pcs. Untuk sirup Pohon Pinang Super, harganya Rp 17.400/botol, harga pasar Rp.23.000/botol. Sirup Kurnia, harganya Rp 14.235/ botol, harga Pasar Rp 16.000.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan