Kaos Punya Medan

dibaca 350 pembaca

Kaos Punya Medan

Bisnis berawal dari media sosial menjadi kunci sukses Kaos Punya Medan. Sebuah outlet kaos bertemakan Medan yang kini mampu berdiri di kawasan Komplek Bumi Asri Medan, karena kerja keras sang pemilik Adrianus Vito Sinaga. Pemuda 19 tahun yang gencar memasarkan produknya via twitter, facebook sejak November 2011.

Pemuda yang akrab disapa Vito ini menjelaskan, keahliannya di dunia maya tak terlepas dari darah sang ayah yang juga seorang internet marketting. Dari sang ayahlah, Vito yang kala itu masih SMA lihai membuat website dan menjadikannya mata pencaharian di jasa toko online. Dalam sehari, Vito bisa menghabiskan waktu 12 jam di depan internet. Jasa membuat website untuk orang lain cukup menggiurkan mencapai Rp500 ribu per satu website.

Lalu Vito mulai tergerak untuk punya usaha sendiri, tidak lagi sekadar membuatkan website untuk orang lain. Dengan bermodal Rp200 ribu, di mana Rp100 ribu untuk domain dan Rp100 hosting, Vito membuat website punyamedan.com, kemudian merambah facebook, twitter. “Saat itu (2011) booming kaos bertemakan Medan, dan saya lihat prospeknya sangat besar. Anak Medan saat itu sangat bangga menggunakan kaos Medan. Dan bisa dibilang mudah menjual kaosnya saat itu. Akhirnya dengan modal ala kadarnya itu, saya membuat kaos. Karena modal terbatas juga, saya membuka pemesanan dengan cara pre order dan lanjut via facebook dan twitter. Di mana, konsumen memilih desainnya dan bayar lalu saya memproduksi,” ungkapnya saat ditemui di outletnya.

Dalam membuat kaos, Vito dibantu temannya bagian desain di bidang creative. Dengan sistem royalti dengan pembuat desain, Vito akhirnya bisa jalankan usahanya ini. Pada awalnya kaosnya masih terjual satu, kemudian bertambah empat, lalu berani ikut pameran dan membuka stand. Perkembangan usaha Vito terbilang cepat, tujuh bulan kemudian, Vito sudah bisa memiliki stok barang dan tidak lagi bergantung dengan pre order. “Dalam tujuh sampai delapan bulan saya baru punya stok, walau belum ada toko saat itu. Dan kemudian buka toko di rumah sendiri dan didukung orang tua. Setelah itu lalu buka outlet di beberapa tempat tongkrongan anak Medan. Ada di Kesawan dan di Jalan Dokter Mansyur,” ungkap Pembicara Digital Hero di Kampus Methodist 2013 ini.

Kaos Punya Medan tersedia untuk semua kalangan dari anak-anak hingga dewasa, untuk pria dan wanita dengan harga puluhan ribu hingga ratusan ribu. Selain baju, juga ada jaket dan tas. Ide-ide kreatif untuk membuat tulisan di kaos juga dibuatnya untuk semua peminat. Ada kaos dengan tulisan blak-blakan ala Medan, seperti “Minum Tuak Dulu Lae” atau yang lebih sopan serta untuk komunitas. “Saya merangkul semuanya. Saya buat desainnya untuk musisi, misalnya drummer Medan. Orang Medan kan bahasanya terkesan apa adanya jadi ada yang untuk segmen anak muda, tapi ada juga yang enggak kasar kata-katanya. Jadi semua bisa memilih kaos sendiri,” beber Pembicara Enterprenuership di STMIK Mikroskil 2013.

Meski outletnya ada, sampai sekarang Vito masih tetap menggunakan social media dalam pemasarannya. Menurutnya, selain minim biaya pemasaran, twitter mampu melonjakkan permintaan produksi kaos. Dia mencontohkan, saat ada pameran, Vito men-tweet agenda di stand dan memberikan potongan harga bagi followernya (pengikut di twitter) jika datang langsung ke pameran. Saat ini, ada 46.278 pengikutnya di twitter @punya_medan dan ada 10 ribuan likes terhadap page facebook Punya Medan. “Kalau ada event, maka social media sangat membantu. Kita bisa soundingkan produk kita dan orang bisa datang langsung,” jelas Finalis Wirausaha Mandiri Kanwil I 2012.

Saat ini, bisa disebut Kaos Punya Medan terbesar di Medan. Klaim ini datang langsung dari si empunya. Menurut Vito, secara online Kaos Punya Medan paling kuat di Medan. “Jika dicek di google, oleh-oleh khas Medan maka website saya akan muncul nomor satu. Di twitter, follower clothing saya paling besar. Selain itu, aku juga jualan di Youtube dan punya channel sendiri. Saya juga jualan di instagram, kaskus. Semuanya, karena biaya pemasarannya minim. Hanya butuh internet. Kalau dulu bisa 12 jam sehari di depan internet, sekarang enam jam rutin mengoperasikan internet untuk jualan,” ungkapnya.

Dalam sebulan, rata-rata 300-400 kaosnya laku terjual dengan omset sekira Rp30 sampai 40 juta. Pelanggan via media social dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan. “Dikirim ke konsumen sudah sampai Kalimantan,” timpalnya.

Untuk bisa memiliki banyak pengikut di media sosial, Vito sering bergabung dengan komunitas yang sama. Misalnya Medan Buzzer, kumpullan acount anonim. Vito mengaku punya beberapa twitter, di luar untuk usahanya. Menurutnya, saat ini twitter pun bisa dijual, jika punya banyak pengikut. “Jika punya 100 follower, kita bisa jual twitter kita ke orang lain senilai Rp10 juta. Itu kata teman-teman, biasanya banyak perusahaan Jakarta yang mau beli untuk promo produkmereka. Memang tidak mudah dapat follower segitu banyak, tapi bisa kok,” ujar Finalis 5 Besar Pegusaha Muda Majalah Anak Muda Aplaus.

Ke depan, Vito punya target agar empat atau lima tahun mendatang ingin membangun Kaos Punya Medan sesuai daerah masing-masing. “Saya lagi bangun PunyaAceh lagi buat merchandienya. Kemudian di Surabaya, ingin buat outlet. Ya saat ini terus berawal dari online dulu. Nantinya kalau masing-masing daerah sudahnya Punya Kaos sesuai daerahnya, maka saya ingin buat branding Kaos Punya Indonesia, dan menjadi oleh-oleh khas Indonesia,” tutur mahasiswa STMIK Mikroskil ini.

Untuk bisa sampai tahap ini, Vito yang kini sering didapuk menjadi pembicara dalam bisnis di social media mengungkapkan, anak muda harus jadi pengusaha. “Benar modal itu dibutuhkan, tapi banyak yang bisa sukses dengan modal minim, saya contohnya. Dalam beberapa kesempatan saya menjadi pembicara, tekankan bahwa modal enggak terlalu penting tapi harus semangat dan fokus di bisnis. Jangan bisnis satu belum jalan sudah mau yang lain, kecuali saling berkaitan,” pungkas anak kedua dari dua bersaudara ini.

Kaos Punya Medan
Pemilik : Vito Sinaga
Lahir : Jakarta, 8 Oktober 1993
Pendidikan : Sistem Informasi Bisnis di STMIK Mikroskil
Alamat : Komplek Bumi Asri C57-58 Medan
Nomor Hp : 085760888823
Pin BB : 28b9051E
Twitter/FB : @punya_medan/Punya Medan
Website : punyamedan.com

 

 

Sumber artikel/foto : n7n4.wordpress.com