Wakil Walikota Dukung IOM Indonesia Dalam Penanganan Imigran Asing

dibaca 319 pembaca

Wakil Walikota Dukung IOM Indonesia Dalam Penanganan Imigran Asing

Keberadaan International Organization for migration (IOM) Indonesia dalam menangani masalah imigran asing yang berada dikota Medan mendapat dukungan tersendiri dari Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi.

 

Akhyar berpendapat sikap kepedulian IOM dalam membantu imigran ini menunjukkan rasa kemanusiaan yang tinggi untuk saling tolong menolong diantara sesama manusia.

 

Dukungan ini disampaikan Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat menerima audiensi dari International Organization for migration (IOM) Indonesia di Balai Kota, Kamis (29/9).

 

Seperti yang diketahui, saat ini jumlah imigran asing yang tinggal di kota Medan hampir mencapai 2000 jiwa, imigran yang berasal dari berbagai negara tersebut kini tinggal di tempat-tempat penampungan imigran asing.

 

Selama di penampungan, lanjut Akhyar, para imigran ini diurus oleh IOM baik itu tempat penampungannya ataupun kebutuhan hidupnya, untuk itulah Akhyar menilai apa yang dilakukan IOM ini sangat baik sekali dan Pemerintah Kota Medan sangat mendukung dengan sikap kepedulian IOM.

 

Selama berada di Kota Medan, seluruh kebutuhan dan pembiayaan imigran ini ditanggung oleh IOM, oleh karena itu Pemko Medan sudah selayaknya mendukung IOM dalam menangani imigran-imigran ini,kata Akhyar.

 

Disamping, Akhyar yang saat itu didampingi oleh kepala Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kota Medan Syarif Armansyah Lubis,SH, menawarkan kepada IOM bantuan apa yang dapat diberikan Pemko Medan untuk mengatasi masalah imigran ini, karena Akhyar menyadari Kota Medan sebagai salah satu kota besar di Indonesia akan menjadi tujuan dari para imigran asing untuk tinggal sementara sebelum mendapatkan suaka dari negara lainnya.

 

Kita sebagai sesama manusia sudah sepantasnya untuk saling membantu, untuk itu kami akan membantu IOM dalam menangani masalah imigran ini sesuai dengan kapasitas kami sebagai pemerintah,ujar Akhyar.

 

Sebelumnya, Mariam Khokhar selaku Kepala Kantor International Organization for Migration (IOM) Indonesia menjelaskan, IOM merupakan suatu organisasi yang murni bergerak di bidang sosial kemanusiaan tanpa mengharapkan profit.

 

IOM juga telah banyak membantu para pengungsi yang ada di Indonesia diantaranya pengungsi korban tsunami di Aceh dan pengungsi gunung sinabung.

 

Saat ini, lanjut Mariam, IOM fokus menangani masalah imigran asing yang tinggal di Kota Medan.

 

Tujuannya ialah agar imigran ini dapat tertangani sebelum mendapat suaka dari negara lainnya.

Kami sangat fokus menangani para imigran ini khususnya bagi imigran anak-anak dan perempuan, jadi kami harap dari pertemuan ini terjalin kerjasama antara IOM dengan Pemerintah Kota dalam hal mengurus masalah imigran ini,ungkap Mariam.

 

Menyahuti hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kota Medan Syarif Armansyah Lubis,SH, mengaku pihaknya pernah bekerja sama dengan organisasi IOM dalam menangani masalah imigran tersebut.

 

Dari hasil kerjasama tersebut diketahui bahwa organisasi IOM setiap bulannya selalu memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp.1,2 jt untuk para imigran.

 

Bantuan yang diberikan ini yang menjadi kecemburuan di masyarakat setempat, masyarakat mengira bantuan itu berasal dari Pemko Medan, padahal itu bantuan murni ditanggung oleh IOM, ditambah lagi imigran selalu memenuhi kebutuhannya dengan berbelanja di super market bukan di pasar tradisional,kata Syarif Armansyah.

 

Untuk itulah, agar tidak terjadi kesalah pahaman dimasyarakat, Syarif Armansyah meminta agar pihak IOM mengklarifikasi bantuan yang diberikan tersebut kepada masyarakat, sehingga nantinya bila kerjasama ini terjalin kembali masyarakat tidak mengirah bahwa Pemerintah hanya berpihak kepada kepentingan imigran asing saja.

 

IOM harus mengklarifikasi bantuan yang diberikan tersebut kepada masyarakat, jangan sampai masyarakat mengirah pemerintah lebih peduli terhadap imigran ketimbang rakyatnya sendiri,"kata Syarif Armansyah.