Walikota Medan Buka Rapat Intensifikasi Penerimaan PBB 2016

dibaca 364 pembaca

Walikota Medan Buka Rapat Intensifikasi Penerimaan PBB 2016

Esensi dari evaluasi ini bukan semata untuk melihat prestasi dan keberhasilan tetapi lebih penting lagi untuk melihat berbagai hambatan dan kendala terhadap penerimaan PBB yang dihadapi, untuk itulah rapat evaluasi ini diadakan untuk mengingatkan kepada peserta rapat yakni para Camat dan para Lurah bahwa dengan besarnya potensi yang dimilki seharusnya dapat memenuhi target pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tanpa banyak rintangan. Hal ini dikatakan Walikota Medan diwakili Asisten Pemerintahan Drs. Musadad saat membuka rapat intensifikasi penerimaan PBB pasca berakhirnya masa jatuh tempo pembayaran PBB tahun 2016, Selasa (20/9/2016) di Hotel Grand Serella Jalan Gatot Subroto dengan peserta para Camat dan Lurah se-Kota Medan dan Dinas Pendapatan Kota Medan.

Musadad mengatakan, dari laporan yang diterima, sampai dengan 14 September 2016 Kota Medan baru memperoleh penerimaan PBB sebesar Rp 297,4 M sedangkan target PBB Kota Medan yang ditetapkan sebesar Rp 386,5 M atau baru mencapai sekitar 76,95 persen, bila dibandingkan penerimaan PBB tahun lalu per 31 Desember 2015 berhasil menghimpun sebesar Rp 302,2 M dari taget Rp 376,2 M atau sekitar 80,37 persen, dari sisi capaian ditahun ini penerimaan PBB seharusnya bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Kita ketahui batas akhir pembayaran PBB setiap tahunnya adalah 31 Agustus, dengan demikian cukup tepat untuk dilakukan evaluasi pelaksanaannya, untuk itu saya minta pertemuan ini berjalan efektif nantinya guna mengoptimalkan penerimaan PBB kita dalam tahun 2016," harap Musadad.

Menurutnya, Dinas Pendapatan Kota Medan perlu segera melakukan updating data mengingat data sejak 2012 peralihan PBB menjadi pajak daerah dan data yang dimilki masih data lama yang berasal dari Dirjen Pajak, sedangkan saat ini seiring dinamika pembangunan dimasing-masing wilayah telah menghasilkan perubahan pesat kondisi objek PBB sehingga diperlukan pemutakhiran data untuk mendapatkan data potensi yang lebih akurat. "Saya berharap seluruh komponen yang terkait dapat bekerja secara sungguh-sunguh dan penuh rasa tanggung jawab, mari kita sukseskan kegiatan updating data dan pendataan ulang ini dengan kompak," ajak Musadad.

Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan Muhammad Husni SE melaporkan, rapat intensifikasi ini bertujuan dalam rangka mengkoordinasi dan konsulidasi terhadap pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya PBB dimana sama-sama diketahui target penerimaan PBB sebesar Rp 386,5 M sampai dengan saat ini realisasi capaian sebasar Rp 297,4 M atau sekitar 76,95 persen, sebenarnya bila dilakukan secara massal dan dilakukan konsulidasi secara bersama diyakini target PBB yang telah ditetapkan dapat berhasil.

Menurut Husni, potensi yang ada untuk PBB mulai buku I sampai buku V itu ada Rp 400,782 M artinya ada potensi lagi bila dilakukan fungsi-fungsi koordinasi massal, untuk itulah melalui kesempatan ini dilakukan forum konsulidasi, dan komunikasi dimana Dispenda selaku pemangku kepentingan yang diberi tugas dan diberi amanah untuk mencapai target PBB Kota Medan bersama dengan para Camat dan Lurah, Kepala UPT Dispenda untuk bersama-sama memberhasilkan pencapaian target sampai akhir tahun. "Pencapaian target PAD sector PBB ini tanpa dukungan dari peran Kepala Lingkungan, Lurah dan Camat mungkin tidak akan dapat dimaksimalkan, tetapi bila bersama membangun sebuah jembatan nurani membangun sebuah kekuatan secara massal kami yakin mudah-mudahan target ini akan tercapai secara maksimal," ujar Husni.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan