Geliatkan Pariwisata dan Lestarikan Budaya Melalui Panggung Hiburan Rakyat

dibaca 421 pembaca

Geliatkan Pariwisata dan Lestarikan Budaya Melalui Panggung Hiburan Rakyat

Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan menggelar Panggung Hiburan Rakyat di Jalan Pulau Penang (seputaran Lapangan Merdeka), Sabtu (17/9/2016) malam. Selain menyajikan seni dan aneka tari multi etnis yang ada di Kota Medan, even yang baru pertama kali digelar ini juga menyajikan kuliner masing-masing etnis. Selain menggeliatkan kembali pariwisata, event ini digelar dalam rangka melestarikan sekaligus mengajak warga Kota Medan untuk mencintai kebudayaannya.

Event ini mendapat apresiasi penuh dari ratusan warga, termasuk sejumlah turis yang melintasi Lapangan Merdeka. Semula para turis ini hanya ingin melintasi Lapangan Merdeka saja, tapi begitu melihat ada pertunjukan seni dan tarian multi etnis, mereka pun berhenti dan selanjutnya menyaksikan rangkaian pertunjukan yang disajikan sampai berakhir.

Malah Walikota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si yang semula hanya duduk menyaksikan panggung hiburan rakyat ini bersama Wakil Walikota, Ir. Akhyar Nasution bersama Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Hasan Basri serta sejumlah pimpinan SKPD akhirnya tak dapat menahan diri pada saat lagu Melayu didendangkan.

Eldin selanjutnya bangkit dan bergabung dengan para penari dan sejumlah pengunjung untuk menari di depan panggung. Aksi orang nomor satu di Pemko Medan ini tak ubahnya seperti magnet, selain menarik pengunjung lainnya, sejumlah turis juga ikut menari mengikuti gerakan Walikota maupun para penari. Usai menari Melayu, diteruskan dengan tarian Karo sehingga membuat suasana semakin meriah lagi.

Usai acara, Walikota menjelaskan, even ini digelar dalam rangka untuk menggeliatkan kembali pariwisata di Kota Medan. Disamping itu sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan, sekaligus mengajak masyarakat, terutama para generasi muda agar mereka mengetahui bahwa seni maupun budaya dari seluruh etnis yang ada di Kota Medan masih tetap terjaga dengan baik sehingga mereka terpanggil untuk mencintai sekaligus melestarikannya.

"Event ini diharapkan bisa membangkitkan kembali khasanah budaya kita. Dengan demikian para generasi muda kita akan mengetahui dan semakin mencintai seni dan budaya etnis-etnis yang ada di Kota Medan," kata Eldin.

Selain seni dan tari etnis, Eldin juga mengungkapkan perhelatan ini juga akan menyajikan aneka kuliner masing-masing etnis. Selain mengenalkan Medan kaya akan aneka kuliner tradisional yang terkenal kelezatannya, juga dalam rangka untuk mendukung ibukota provinsi Sumatera Utara ini sebagai tempat wisata kuliner. “Itu sebabnya konsep yang kita usung ke depannya, setiap panggung hiburan rakyat ini digelar, salah satu etnis yang ada akan menampilkan seni maupun tari daerahnya. Kemudian diikuti dengan menampilkan aneka kuliner etnis yang bersangkutan, sehingga masyarakat bisa menyaksikan seni dan tari sekaligus menikmati kulinernya," jelasnya.

Dikesempatan itu Walikota tak lupa menyampaikan permintaan maaf, sebab panggung hiburan rakyat ini menyebabkan terganggunya kenyamanan warga berlalu-lintas menyusul ditutupnya Jalan Pulau Pinang. Untuk itu akan dilakukan evaluasi, termasuk mengemas lebih baik lagi event ini sehingga mampu menarik wisatawan untuk mengunjungi Kota Medan.

Plt Kadis pariwisata Kota Medan, Hasan basri mengatakan, event ini akan digelar rutin setiap malam Minggu. Mulai pukul 19.00 sampai 24.00 WIB, Jalan Pulau Penang ditutup untuk menggelar panggung hiburan rakyat. Selanjutnya agar event ini lebih menarik lagi, acara yang ditampilkan akan diseleksi. Sudah itu akan dibuat sinopsis sehingga pengunjung mengetahui inti seni maupun tari yang ditampilkan. "Kita akan terus lakukan evaluasi agar even ini benar-benar menarik,sehingga mampu mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara datang mengunjungi Kota Medan. Termasuk, berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Medan agar event ini tidak mengganggu kenyamanan masyarakat berlalu-lintas," ujar Hasan.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan