Peserta Ditlatpim Jawa Tengah Pelajari Budaya Kerja di Pemko Medan

dibaca 553 pembaca

Peserta Ditlatpim Jawa Tengah Pelajari Budaya Kerja di Pemko Medan

Peserta Diklat Kepemimpinan dari Jawa Tengah mempelajari keberhasilan Pemko Medan dalam membangun budaya organisasi, perbaikan kinerja, dan peningkatan kemampuan SDM. Sedangkan lokasi yang dipimpin dalam kegaitan Benchmarking ini yakni di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan kantor Camat Medan Amplas. Kedatangan para peserta diklat yang dipimpin Kepala Badan Diklat Jawa Tengah, Herru Setiadhie, SH MSi diterima oleh Plh Sekda, Ikhwan Habibi Daulay, Selasa (6/9/2016) di kantor Walikota Medan. Turut mendampingi Plh Sekda, Kepala Badan Diklat Medan Fachruddin Harahap.

Dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Pemko Medan yang mengizinkan peserta Diklatpim Tuingkat IV Anggkatan LXXIX Provinsi Jawa Tengah ini melaksanakan Benchmarking di Medan. Dia mengungkapkan, benchmarking ini membekali peserta dengan kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice dalam pengelolaan kegiatan. "Secara umum, benchmarking itu sendiri juga menjadi proses membandingkan dan mengukur suatu kegiatan organisasi terhadap proses operasi yang terbaik di kelasnya sebagai inspirasi dalam meningkatkan kinerja organisasi," ucapnya. 

Plh Sekda, Ikhwan Habibi Daulay mengucapkan selamat datang kepada para peserta Diklat pim ini. Menurutnya, kunjungan ini juga cukup strategis sebab terkait dengan azas-azas pokok dalam pembangunan, yakni terkait dengan pelayanan publik serta produktivitas kinerja aparatur Pemko Medan. Ikhwan Habibi juga memaparkan perkenalan singkat tentang Medan kepada peserta. Diantara soal keberagaman di Medan tidak menjadi halangan dalam proses pembangunan. Masyarakat yang beragam ini hidup rukun dan damai serta bersama-sama menjaga keamanan dan keharmonisan kota. Dia juga menjelaskan, sebagai ibu kota Sumut, Medan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, perdagangan, keuangan dan jawas, keparawisataan serta pusat pelayanan kebutuhan sosial, pendidikan dan kesehatan, khususnya di wilayah Sumut. "Terkaita dengan rencana lima tahu ke depan, Kota Medan memiliki visi menjadi kota masa depan yang multicultural, berdaya saing, huymanis, sejahtera dan relijius," ucapnya.

Dia menlanjutkan, untuk mencapai visi itu, dilakukan berbagai program prioritas. Diantaranya pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas lingkungan, penyediaan akses pendidikan dan kesehatan berkualitas, penataan pasar tradisional, menjaga secara berkesinambungan kualitas toleransi beragama, pelayanan administrasi kependudukan dan menatas fasilitas publik sebagai sara silaturrahmi masyarakat.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan